Search This Blog

Saturday, April 25, 2009

Salamon "alaik


Dandelion




sayap halus ditiup bayujingga suasa mentari pertamabersaksi langit dandelion menarimembawa kenangan moyang semalamcitra indah pewaris esoksekilas pandang dandelion biasahidup melayang tanpa tujunamun diam dandelion inisiang merenung malam bermimpidipegang hancur dilepas hilangsentuhan cinta menyinar cintabiar akhir kembali ke tanahdiserap induk bersatu di situhingga dandelion muda dilepas ke awandandelion semalam menjadi rantingmaka sumpah bumi keramatdandelion hidup menebar cinta...
p/s : maaf ye Dr Ara saya curi puisi ini..saya sangat tertarik dengan puisi atau sajak

No comments:

Post a Comment